HomeGaleri 678
Galeri 678
Galeri 678
Galeri 678
Galeri 678
Galeri 678
 

Galeri 678 memulai debutnya pada tahun 1999, yang pada awalnya berlokasi di Jl.Ende Tanjung Priok di wilayah Jakarta Utara. Setahun kemudian, tepatnya 24 Maret 2000 galeri ini pindah ke salah satu lokasi yang identik sebagai daerah seni budaya dan hiburan yang cukup strategis di selatan Jakarta yaitu Kemang.

Sejak menempati bangunan seluas + 1500 m2 di Jl.Kemang Raya 32, galeri 678 mulai semakin aktif dan giat menyelenggarakan pameran-pameran seni rupa. Berbagai pameran tunggal maupun bersama, baik seni lukis, patung maupun sejenisnya telah digelar  berkali-kali secara berkala di tempat ini. Adapun memamerkan karya seni yang variatif, tentunya dengan tujuan untuk lebih merespon dan memberi banyak pilihan kepada public untuk menikmati karya seni.

Seniman-seniman yang karyanya dipamerkan juga dari berbagai generasi. Dari yang senior sampai para perupa angkatan muda yang telah diperhitungkan, maupun seniman generasi kini yang tentunya memiliki prospek dan potensi yang mungkin menjanjikan di masa depan. Selain itu juga galeri 678 telah melakukan berbagai kerja sama dengan beberapa Negara sahabat dalam penyelenggaraan pameran, antara lain : Pameran 

Pertukaran Kebudayaan dengan Negara Jepang, Pameran Ilustrasi Buku Anak-anak, bersama kelompok pecinta Bacaan Anak dari Negara Slovakia.

Dalam perkembangan selanjutnya, galeri ini mulai memasuki wilayah dan jangkauan yang semakin luas di kancah seni rupa. Berturut-turut sejak tahun 2002, galeri 678 ikut serta sebagai peserta dalam ajang Art Singapore.

Pada tahun ke-5 galeri yang didirikan oleh S.Jacob ini, menempati gedung yang lebih baru lagi, tetapi masih dikawasan yang sama tentunya.

Terhitung sejak 11 Juni 2005 galeri yang semakin dikenal ini bertempat di Gedung 678 Building. Sebuah gedung yang merupakan sinergi dari Galeri, Penginapan, Ruang Meeting dan Restaurant yang berlokasi tepat di Kemang Selatan 125A, Jakarta Selatan Dengan luas area sekitar 2400m2 dan koleksi karya seni rupa sekitar 700 buah, baik seni lukis, grafis atau patung ciptaan seniman nusantara maupun mancanegara, galeri 678 menjadi salah satu alternative dan tujuan bagi pecinta seni, apresiator, pelajar atau mahasiswa hingga turis dari berbagai belahan dunia.

Sejak kehadirannya hingga saat ini, galeri 678 telah berusaha keras untuk tetap hadir dan eksis, dan tentunya terus berupaya tetap aktif juga semakin selektif menyelenggarakan berbagai pameran yang memang telah menjadi agenda galeri.

Sehingga pada akhirnya keberadaan galeri 678 diharapkan dapat memberi sedikit arti, dan kontribusi nyata bagi perkembangan perjalanan seni rupa tanah air.

Semoga terus mengalir dan memberi manfaat.

Our Collection

Abas Alibasyah (Kulihat Wajahku Sendiri)
Abas Alibasyah (Kulihat Wajahku Sendiri)
Abas Alibasyah (Primitif)
Bayan Marup
Dewa Putu Bedil(Pasar Buah)
Eddie Hara (Main Baling-baling)
Erica HW (Penari Topeng)
Gunawan Hanjaya
Huang Fong (Panen)
Jeihan (Tari Bali)
Made Sinteg (Panen II)
Nyoman Gunarsa (Penari Legong)
Roedyat (Barong)
Roedyat (Gadis Blitar)
Rudy Pranadjaya
Sambodja
Soerentoro
Srihadi Soedarsono (Horizon-The Breath Of Life)
Srihadi Soedarsono (Judging Oneself Through The Mirror)
Srihadi Soedarsono (Persiapan Penari)
Sunaryo (Abstraction of Fishes)
Sutjipto Adi
Wang Yong Qiang (Persembahan)
WT Dhay